little star

Ditengah hiruk pikuk pemikiran manusia, seorang hamba menapaki jalan menuju Robbnya.

Category: Wanita&Agama

Perjalanan Hijab

Bismillahirrohmanirrohim..
Akhwatiy fillah bagaimana kabarnya? sudahkah menyempurnakan ajaran islam untuk melaksanakan kewajiban berjilbab?
Bagaimana perjalanan kisah sang hijab? Yuk, sharing dimari..

عليهن من جلابيبهن ذلك أدني أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورارحيما (الأحزاب 59)

Artinya:Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang. (Al Ahzab.59).

Ini sepenggal kisah Saya :
Pertama kali berjilbab, sejak usia 4-5 tahunan kenapa kok kecil banget ? Karena saya hidup di ponpes kanak-kanak yang notabene harus menggunakan jilbab, walaupun kalo pas di kelas  berasa panas, minta dilepas :P
Setelah lulus dari ponpes,  Saya dapat tawaran melanjutkan ke cabangnya di Blitar, Jawa Timur. hmm, lumayan geser kota 3 jam dari Nganjuk. Selama 5 tahun Saya  di Blitar saya mulai memakai jilbab dengan intensitas  melepas jilbab lebih jarang, hanya di asrama saja di lepas. Tapi, masih tetep je-jingkrakan, rambutnya masih suka nyembul sedikit kalo pas maen ‘gobag sodor’ atau ‘betengan’ ,mainnya bareng santri putra. ahh masa kanak-kanak lucu ^^.

Kelas 5 SD Saya keluar dari pondok minta pulang….
Saya pindah sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Nganjuk, pada saat ini jilbab masih dipake pas sekolah saja. Intensitas melepas jilbab malah semakin sering. Pas dirumah / maen dilepas, pas ada kegiatan pramuka di sekolah, kami pake topi pramuka, dalam artian lepas jilbab. Bukan sebuah aturan memang, tapi ga tau, budayanya disitu pas pramuka jilbabnya dilepas. #Intensitas melepas jilbab semakin sering

1 1/2 tahun berlalu saya melanjutkan sekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri , sekolahnya ‘wajib berjilbab lagi’, disini sudah jarang sekali melepas jilbab kecuali di rumah saja. Di sekolah dalam kegiatan apapun baik itu pramuka,senam,olah raga,kursus juga pake jilbab terus #Mulai agak istiqomah.

Tapi dirumah masih tetep suka buka jilbab, karena memang intinya Saya belum tau benar esensi berjilbab, seperti sebuah tuntutan/paksaan  bukan sebuah kesadaran.

Selanjutnya, SMK di Malang, juga berjilbab selama 3 tahun, ndak pernah lepas kecuali di kos (padahal ada bapak kos dan anaknya). Waktu terus belalu mengikis, berjalan, mengalir sesuai arah….mmm, tapi  tingkat perjalanan hijab masih tetap sama sampai kuliah  (yang penting berjilbab, baju masih kaos oblong, celana jeans, jilbabnya panjang tapi tipis, suka suka guwe deh).

Read the rest of this entry »

Tentang wanita

Al Khawarizmi, ahli Matematik Islam ditanya tentang wanita terbaik. Beliau menjawab:
Jika wanita solehah & beragama = 1
Jika dia cantik, tambah 0 kepada 1 = 10
Jika dia kaya, tambah lagi 0 = 100
Dan jika dia dari keluarga baik-baik, tambah lagi 0 = 1000
… Tetapi jika yg “1” tiada..
maka, tiada apa yg tersisa padanya kecuali sekelompok “0”

Agamalah yg lebih utama dari kecantikan maupun kekayaan..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.